J N C M E D I A

Multimedia Center Indramayu

Bisnis Game Online Bakalan Meledak!

Posted by jncmedia pada Oktober 20, 2007

Jakarta – Game online mulai jadi lahan bisnis yang menggiurkan dan makin diseriusi di London. Bahkan, lonjakannya serasa mengingatkan kala bisnis dotcom baru mulai booming.

Perusahaan game online diberitakan harian Inggris Business Echo, Kamis (29/12/2005), mulai ramai menyerbu pasar bursa di London, Inggris, dengan nilai saham berjalan yang mencapai hampir ratusan juta poundsterling.

Bahkan yang membuat heboh, perusahaan game online PartyGaming masuk ke pasar bursa pada Juni lalu dengan nilai saham 4,64 miliar poundsterling (1 poundsterling = Rp 16.850, Sumber: RTI). Konon nilai saham itu jauh melampaui saham maskapai penerbangan British Airways dan perusahaan ritel Boots. Sebagai catatan, brand dan reputasi kedua perusahaan besar itu sudah tidak asing lagi di lantai bursa London.

Malah permintaan akan saham PartyGaming sendiri melonjak dua kali lipat dari ketersediaan saham yang beredar di bursa, saat nilai perusahaan itu mencapai 7,04 miliar poundsterling pada akhir Juli 2005. Keberhasilan PartyGaming pun mulai diikuti perusahaan game online lain seperti Empire Online dan 888 Holdings.

Namun, perjalanan mereka tak selamanya mulus. Pesimistis akan game online mulai timbul kala pertumbuhan pasar seperti game poker mulai menurun dan menyebabkan para investor banyak yang melakukan aksi ‘hengkang massal’ dari sektor itu. Dalam sekejap saja, lebih dari dua miliar poundsterling tersapu bersih.

Lebih Besar dari Dotcom?

Dahulu saat bisnis dotcom meledak, perusahaan software Autonomy pernah meraih angka saham tertinggi dengan nilai 4,4 miliar poundsterling. Tapi nilai itu belum ada apa-apanya kalau dibandingkan dengan pendapatan sebelum pajak saat ini. Ya baru sebagian kecil saja dibandingkan penghasilan dari sektor game online, tulis harian itu.

Ternyata setelah diselidiki, yang membuat beda antara bisnis game online dan bisnis dotcom ialah besarnya marjin keuntungan dan kemampuannya untuk meningkatkan besarnya laba.

Hal itu sangat kontras dengan hasil riset lembaga Morgan Stanley yang memperkirakan angka pengembalian sekitar US$ 960 juta dan lebih dari setengahnya merupakan nilai keuntungan yang bakal diperoleh.

Keyakinan akan bisnis game online pun kembali membumbung saat PartyGame meluncurkan permainan semacam blackjack yang diklaim menggenjot kembali bisnis yang sempat merosot itu.

Konsolidasi dengan operator telekomunikasi pun terjadi. Operator Betandwin asal Austria pun dikabarkan menyetor 320,8 juta poundsterling untuk pemilik situs game online Swedia, PokerRoom.com.

Sedangkan Presiden dan CEO perusahaan penghasil game multiplayer online asal Korea NCSoft, Tack Jin Kim, juga membenarkan potensi membludaknya pasar game online. Meski dia mengaku tidak bisa memberikan gambaran seberapa besar potensi pasarnya, namu dia memprediksi pasar game online akan meningkat jauh lebih pesat dibanding pasar layanan informasi online.

“Saya yakin orang-orang juga butuh hal lain (selain informasi-red), yaitu sesuatu yang menghibur. Saya percaya masa depan internet tidak hanya untuk informasi, tetapi juga untuk hiburan,” kata Kim seperti dilansir Gameindustry.biz.

“Saya tidak bisa memprediksinya (angka pastinya-red), tetapi saya percaya suatu saat industri game akan lebih besar daripada Google. Akan ada banyak orang yang ingin menikmati internet, bukan sekedar menjelajahinya,” ujarnya menambahkan. ( rou )

– detik.net –

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: